Kota Jogja memang sudah sejak lama menjadi salah satu kota yang sering dijadikan jujugan bagi para wisatawan yang sedang berlibur. Mulai dari Objek Wisata (hiburan, olahraga, dan sejarah), Kuliner, hingga Penginapan semua ada di Yogyakarta. Untuk objek wisatanya , Kota Jogja mempunyai berbagai macam pilihan tempat wisata yang sangat menarik. Bagi Anda yang sedang berlibur di Yogyakarta, mungkin informasi berikut dapat sangat membantu untuk menjadikan referensi bagi Anda dalam mengunjungi tempat wisata yang ada di Kota Jogja.

Cave Tubing Gua Pindul (5)

Berikut ini adalah 10 Objek Wisata Alam Terbaik yang ada di Yogyakarta :

  • GUA JOMBLANGGua Jomblang merupakan salah satu gua dari ratusan kompleks gua Gunungkidul yang terkenal karena keunikan dan keindahannya yang tidak terbantahkan. Pada tahun 2011, Gua Jomblang dijadikan tempat pengambilan gambar Amazing Race Amerika. Terletak di rentangan perbukitan karst pesisir selatan yang memanjang dari Gombong, Jawa Tengah hingga kawasan karst Pegunungan Sewu, Pacitan – Jawa Timur, gua vertikal yang bertipe collapse doline ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu.
  • GUA RANCANG KENCONO : Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang wilayahnya termasuk dalam Kawasan Karst Pegunungan Sewu dengan bentang alam yang unik. Selain fenomena di permukaan (eksokarst) yang berbentuk perbukitan karst, di Gunungkidul juga terdapat fenomena di bawah permukaan (endokarst) yang berbentuk sungai bawah tanah, lembah, telaga, hingga luweng dan gua. Karena itu tak heran jika Gunungkidul memiliki banyak gua yang tersebar di perut bumi. Salah satu gua yang bisa dimasuki siapa saja tanpa peralatan khusus adalah Gua Rancang Kencono yang terletak di Desa Wisata Bleberan.
  • GUA MARIA TRITISGua Maria Tritis merupakan salah satu gua alami yang ada di deretan perbukitan karst Gunungkidul dan dijadikan sebagai tempat peziarahan umat Katholik. Dinamakan Tritis karena selalu ada air yang menetes(tumaritis) dari stalaktit yang ada di langit-langit gua. Pada mulanya gua ini merupakan tempat yang sepi dan angker sehingga tidak banyak orang yang berani memasukinya. Oleh karena itu, gua ini sering dijadikan sebagai tempat pertapaan dan menjadi tempat persinggahan beberapa pangeran dari Kerajaan Mataram. Gua ini mulai dikenal oleh umat Katholik pada tahun 1974, yakni pada saat digunakan sebagai tempat Ekaristi Natal. Mulai saat itu Gua Tritis diberi tambahan nama Maria dan menjadi tempat favorit para peziarah.
  • CAVE TUBING GUA PINDULGua Pindul, merupakan salah satu gua yang merupakan rangkaian dari 7 gua dengan aliran sungai bawah tanah yang terletak di Desa Bejiharjo, Karangmojo ini menawarkan sensasi petualangan tersebut. Selama kurang lebih 45 – 60 menit para wisatawan akan diajak menyusuri sungai di gelapnya perut bumi sepanjang 300 m menggunakan ban pelampung. Petualangan yang memadukan aktivitas body rafting dan caving ini dikenal dengan istilah cave tubing. Tidak diperlukan persiapan khusus untuk melakukan Cave Tubing Gua Pindul. Peralatan yang dibutuhkan hanyalah ban pelampung, life vest, serta head lamp yang semuanya sudah disediakan oleh pengelola.
  • CAVE TUBING KALISUCI : Dikenal dengan istilah Cave Tubing Kalisuci, petualangan ini memadukan aktivitas caving (susur gua) dan body rafting. Aliran sungai yang berkelak-kelok terlihat dari ketinggian tebing. Airnya yang biru kehijauan terlihat kontras dengan warna coklat tanah, tebing karst, serta daun-daun yang meranggas sehingga menciptakan harmoni lukisan alam yang sangat mempesona. Petualangan sesungguhnya dimulai saat aliran sungai memasuki relungGua Kalisuci dan Gua Gelatik. Sinar matahari menghilang dan berganti dengan suasana remang bahkan gelap, satu-satunya pencahayaan hanya berasal dari headlamp yang merupakan salah satu perlengkapan yang wajib dikenakan oleh wisatawan yang sedang menimati Cave Tubing Kalisuci ini.
  • AIR TERJUN SRI GETHUK : Eksotisme Grand Canyon di daerah utara Arizona, Amerika Serikat tentunya tak bisa disangkal lagi. Nama Grand Canyon kemudian diplesetkan menjadi Green Canyon untuk menyebut obyek wisata di Jawa Barat yang hampir serupa, yakni aliran sungai yang membelah tebing-tebing tinggi. Gunungkidul sebagai daerah yang sering diasumsikan sebagai wilayah kering dan tandus ternyata juga menyimpan keindahan serupa, yakni hijaunya aliran sungai yang membelah ngarai dengan air terjun indah yang tak pernah berhenti mengalir di setiap musim. Air terjun tersebut dikenal dengan nama Air Terjun Sri Gethuk. Terletak di Desa Wisata Bleberan, Air Terjun Sri Gethuk menjadi salah satu spot wisata yang sayang untuk dilewatkan.
  • KAWASAN WISATA WANAGAMA : Di Kawasan Wisata Wanagama kita seperti sedang berada di miniatur hutan yang berisikan banyak tanaman dari berbagai daerah. Terdapat barisan jenis pepohonan yang akan menemani perjalanan menyusuri hijaunya Wanagama. Dimulai oleh pohon akasia, pohon penghasil bubur kayu yang menjadi primadona banyak perusahaan HTI (Hutan Tanaman Industri) di Indonesia. Selain tanaman, Taman Wisata Wanagama juga memiliki keindahan lain berupa tiga aliran air yakni Sungai Oya, Sendang Ayu, dan Banyu Tibo. Ketiganya menawarkan kesegaran dan kesejukan saat lelah menghampiri setelah mengelilingi Wanagama.
  • GUNUNG MERAPIGunung Merapi merupakan sebuah gunung yang berada dalam satu garis lurus dengan Keraton Jogja dan Samudera Hindia. Gunung Merapi memegang posisi penting dalam masyarakat Jawa. Hal ini dipercaya sebagai suatu trinitas kosmologi yang mempunyai hubungan erat satu sama lain. Merapi sebagai api, Laut Selatan perlambang air, sementara Keraton adalah penyeimbangnya. Untuk mencapai Gunung Merapiu, Anda dapat mengambil rute pendakian jalur sisi utara, yakni melewati Dusun Plalangan, Desa Jlatah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Plalangan adalah dusun terakhir bila Anda akan melakukan pendakian melalui jalur Selo.
  • GUNUNG NGLANGGERANGunung Nglanggeran merupakan gunung api purba berbentuk bongkahan batu raksasa. Selain dapat menyaksikan sunset & sunrise yang mempesona serta gemerlap Jogja di malam hari, di Puncak Timur Nglanggeran juga terdapat misteri dusun dengan 7 kepala keluarga. Menyaksikan mentari terbit dari puncak gunung merupakan satu kemewahan yang tidak semua orang bisa menikmatinya. Rute yang ekstrim, cuaca yang tidak menentu, perjalanan yang berat, serta jauhnya jarak yang harus ditempuh dengan berjalan kaki menjadi penghalang utama bagi sebagian orang. Namun hal ini tidak berlaku di Gunung Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Hanya memakan waktu 1 hingga 1,5 jam pendakian, Anda akan tiba di Puncak Barat Gunung Nglanggeran, Gunung Gede.
  • PUNCAK SUROLOYO : Matahari muncul dalam warna kemerahan, menyembul di antara ranting pohon yang berwarna hijau. Sinarnya membuat langit terbagi dalam tiga warna utama, biru, jingga dan kuning. Empat gunung besar di Pulau Jawa, yakni Merapi, Merbabu, Sumbing dan Sindoro menyembul di antara kabut putih. Ketebalan kabut putih itu tampak seperti ombak yang menenggelamkan daratan hingga yang tersisa hanya sawah yang membentuk susunan tapak siring dan pepohonan yang terletak di dataran yang lebih tinggi. Dari balik kabut putih itu pula, stupa puncakCandi Borobudur yang tampak berwarna hitam muncul di permukaan lautan kabut. Itulah pemandangan yang dapat Anda lihat saat fajar telah tiba ketika Anda sedang berdiri di Puncak Suroloyo.