Kota Jogja memang sudah sejak lama menjadi salah satu kota yang sering dijadikan jujugan bagi para wisatawan yang sedang berlibur. Mulai dari Objek Wisata (hiburan, olahraga, dan sejarah), Kuliner, hingga Penginapan semua ada di Yogyakarta. Untuk objek wisatanya , Kota Jogja mempunyai berbagai macam pilihan tempat wisata yang sangat menarik. Bagi Anda yang sedang berlibur di Yogyakarta, mungkin informasi berikut dapat sangat membantu untuk menjadikan referensi bagi Anda dalam mengunjungi tempat wisata yang ada di Kota Jogja.

Kraton Yogyakarta (9)

Berikut ini adalah 10 Tempat Wisata Terbaik yang ada di Yogyakarta :

  • TAMAN SARI : Istana yang dikelilingi segaran (danau buatan) dengan wewangian dari bunga-bunga yang sengaja ditanam di pulau buatan di sekitarnya itu sekarang dikenal dengan nama Taman Sari. Gemericik air langsung menyapa begitu Anda memasuki kawasan Taman Sari ini. Airnya yang jernih berpadu apik dengan tembok-tembok krem gagah yang mengitarinya. Kolam pemandian di area ini dibagi menjadi tiga yaitu Umbul Kawitan (kolam untuk putra-putri Raja), Umbul Pamuncar (kolam untuk para selir), dan Umbul Panguras (kolam untuk Raja).
  • TAMAN PINTAR YOGYAKARTA : Begitu memasuki pintu gerbang Taman Pintar Yogyakarta, Anda akan langsung disambut oleh area yang disebut sebagai Playground Arena. Jalan masuk dari pintu gerbang terpecah menjadi 2 oleh sebuah koridor yang terdiri atas 3 tiang berbentuk segitiga di masing-masing sisinya. Air akan menyembur dari masing-masing tiang tersebut hingga membentuk sebuah koridor air. Namun sayang, koridor ini hanya dioperasikan pada saat-saat tertentu saja. Di ujung koridor ada sebuah gong bertuliskan “Gong perdamaian Nusantara (sarana persaudaraan dan pemersatu bangsa)”. Di sekeliling gong tersebut nampak logo dari semua propinsi dan kabupaten yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai permainan menarik dan mendidik dengan nama menggelitik terdapat di Playground Arena ini.
  • TAMAN PELANGITaman Pelangi, begitulah nama untuk taman yang ada di pelataran Monumen Jogja Kembali ini. Didesain mengelilingi taman, bermacam bentuk dan warna lampion menghiasi pelataran. Ada dua sisi pintu masuk, barat dan timur. Untuk Anda yang baru pertama kali berkunjung ke Monumen Jogja Kembali ini di sarankan masuk melalui pintu timur karena dari situ kita akan langsung disambut lampion besar berbentuk pelangi yang sekaligus menjadi pintu gerbang menuju negeri lampion. Memasuki taman, kita akan melewati sebuah rute yang dipenuhi lampion aneka bentuk dan warna mulai dari flora, fauna, tokoh-tokoh kartun Jepang dan Disney, bahkan wajah-wajah para pemimpin republik ini, yang juga terbuat dari lampion.
  • TUGU JOGJATugu Jogja merupakan maskot Kota Yogyakarta yang paling terkenal. Monumen ini berada tepat di tengah perempatan Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Jendral Soedirman, Jalan A.M Sangaji dan Jalan Diponegoro. Tugu Jogja yang berusia hampir 3 abad memiliki makna yang dalam sekaligus menyimpan beberapa rekaman sejarah kota Yogyakarta. Tugu Jogja kira-kira didirikan setahun setelah Kraton Yogyakarta berdiri. Pada saat awal berdirinya, bangunan ini secara tegas menggambarkan semangat persatuan rakyat dan penguasa untuk melawan penjajahan. Semangat persatuan atau yang disebut golong gilig itu tergambar jelas pada bangunan tugu, tiangnya berbentuk gilig (silinder) dan puncaknya berbentuk golong (bulat), sehingga disebut Tugu Golong-Gilig.
  • ALUN-ALUN KIDUL : Saat malam hari tiba Alun-alun Kidul yang terletak di belakang Kraton Yogyakarta dipenuhi masyarakat yang mencari hiburan murah. Kerlap-kerlip lampu dari odong-odong yang mengelilingi alun-alun menambah kemeriahan. Halaman belakang kediaman Raja Jogja ini merupakan tempat sarat cerita. Dua folklore paling akrab dengan alun-alun kidul adalah tentang keberadaannya yang dibangun agar belakang keraton nampak seperti bagian depan sehingga tidak membelakangi laut selatan yang dijaga oleh Ratu Kidul yang konon punya hubungan magis dengan Raja Mataram.
  • BENTENG VREDEBURG : Salah satu objek wisata yang patut Anda kunjungi ketika sedang berwisata di Yogyakarta adalah Museum Benteng Vredeburg. Benteng yang dibangun pada tahun 1765 oleh Pemerintah Belanda ini dahulunya digunakan untuk menahan serangan dari Kraton Yogyakarta. Dengan parit yang mengelilinginya, benteng yang berbentuk segi empat ini memiliki menara pengawas di ke-empat sudutnya dan kubu yang memungkinkan tentara Belanda untuk berjalan berkeliling sambil berjaga-jaga dan melepaskan tembakan jika diperlukan. Lokasinya masih berada di kawasan Malioboro. Tepatnya di Jalan A. Yani No 6, Yogyakarta.
  • KRATON YOGYAKARTAKraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama Kraton Yogyakarta merupakan pusat dari museum hidup kebudayaan Jawa yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tidak hanya menjadi tempat tinggal raja dan keluarganya semata, Kraton juga menjadi kiblat perkembangan budaya Jawa, sekaligus penjaga nyala kebudayaan tersebut. Di tempat ini wisatawan dapat belajar dan melihat secara langsung bagaimana budaya Jawa terus hidup serta dilestarikan. Kraton Yogyakarta dibangun oleh Pangeran Mangkubumi pada tahun 1755, beberapa bulan setelah penandatanganan Perjanjian Giyanti. Dipilihnya Hutan Beringin sebagai tempat berdirinya kraton dikarenakan tanah tersebut diapit dua sungai sehingga dianggap baik dan terlindung dari kemungkinan banjir.
  • MONUMEN JOGJA KEMBALI : Untuk mengenang peristiwa sejarah perjuangan bangsa, pada tanggal 29 Juni 1985 dibangun Monumen Yogya Kembali (Monjali). Peletakkan batu pertama monumen setinggi 31,8 meter dilakukan oleh HB IX setelah melakukan upacara tradisional penanaman kepala kerbau. Empat tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 6 Juli 1989, bangunan ini selesai dibangun. Pembukaannya diresmikan oleh Presiden Suharto dengan penandatanganan Prasasti. Monumen yang terletak di Dusun Jongkang, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kapubaten Sleman ini berbentuk gunung, yang menjadi perlambang kesuburan juga mempunyai makna melestarikan budaya nenek moyang pra sejarah.
  • MUSEUM SONOBUDOYO : Mengunjungi Museum Sonobudoyo adalah salah satu alternatif bila Anda ingin melihat beragam koleksi keris dari penjuru Nusantara dan benda-benda yang berkaitan dengannya. Museum yang menyimpan kurang lebih sekitar 1200-an koleksi keris (sebagian besar merupakan sumbangan Java Institut) ini akan mengobati kekecewaan Anda, sebab Kraton Yogyakarta yang menyimpan keris-keris pusaka hingga kini tak memperbolehkan pengunjung menikmati koleksinya. Museum Sonobudoyo dapat dijangkau dengan mudah dari Kraton Yogyakarta, berada di seberang Alun Alun Utara Yogyakarta.
  • GEMBIRA LOKA ZOOGembira Loka merupakan tempat yang tepat untuk berwisata bersama keluarga. Tak hanya bisa mencoba berbagai wahana permainan dan menyaksikan tingkah aneka satwa, di Gembira Loka Zoo Anda juga bisa menemukan kadal raksasa, Komodo Dragon. Tak harus jauh-jauh datang ke Pulau Komodo atau Pulau Rinca untuk menyaksikan reptil purba nan unik dan langka serta asli Indonesia tersebut. Cukup datang ke Kebun Binatang Gembira Loka, Anda sudah bisa menyaksikan “the world’s largest living lizard” yang masuk dalam daftar UNESCO world heritage.