Kota Jogja memang sudah sejak lama menjadi salah satu kota yang sering dijadikan jujugan bagi para wisatawan yang sedang berlibur. Mulai dari Objek Wisata (hiburan, olahraga, dan sejarah), Kuliner, hingga Penginapan semua ada di Yogyakarta. Untuk objek wisatanya , Kota Jogja mempunyai berbagai macam pilihan tempat wisata yang sangat menarik. Bagi Anda yang sedang berlibur di Yogyakarta, mungkin informasi berikut dapat sangat membantu untuk menjadikan referensi bagi Anda dalam mengunjungi tempat wisata yang ada di Kota Jogja.

Candi Prambanan (3)

Berikut ini adalah 10 Wisata Candi Terbaik yang ada di Yogyakarta :

  • CANDI TARA : Banyak orang selalu menyebut Candi Borobudur saat membicarakan bangunan Candi Budha. Padahal, ada banyak candi bercorak Budha yang terdapat di Yogyakarta, salah satu yang berkaitan erat dengan Borobudur adalahCandi Tara. Candi yang terletak di Kalibening, Kalasan ini dibangun oleh konseptor yang sama dengan Borobudur, yaitu Rakai Panangkaran. Karena letaknya di daerah Kalasan, maka candi ini lebih dikenal dengan nama Candi Kalasan. Selesai dibangun pada tahun 778 M, Candi Tara menjadi candi Budha tertua di Yogyakarta.
  • CANDI SAMBISARI : Bangunan candi yang dinamai Sambisari itu berdiri megah di Dusun Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, 10 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Anda bisa menjangkau dengan berkendara melewati lintas Jalan Yogya-Solo hingga menemukan papan penunjuk menuju Candi Sambisari ini. Selanjutnya, anda tinggal berbelok ke kiri mengikuti alur jalan. Candi Sambisari diperkirakan dibangun antara tahun 812 – 838 M.
  • CANDI PLAOSANCandi Plaosan merupakan sebuah candi yang dibangun oleh Rakai Pikatan untuk permaisurinya, Pramudyawardani. Terletak di Dusun Bugisan Kecamatan Prambanan, arsitektur candi ini merupakan perpaduan Hindu dan Budha. Kompleks Plaosan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Kedua candi itu memiliki teras berbentuk segi empat yang dikelilingi oleh dinding, tempat semedi berbentuk gardu di bagian barat serta stupa di sisi lainnya. Karena kesamaan itu, maka kenampakan Candi Plaosan Lor dan Kidul hampir serupa jika dilihat dari jauh sehingga sampai sekarang Candi Plaosan juga sering disebut candi kembar.
  • CANDI PAWONCandi Pawon merupakan sebuah candi yang terletak 1,5 km ke arah barat dari Candi Mendut dan ke arah timur dari Candi Borobudur, juga merupakan sebuah candi Budha. Saat diteliti secara lengkap pada reliefnya, ternyata merupakan permulaan relief Candi Borobudur. Banyak orang mengira Candi Pawon merupakan sebuah makam, namun setelah diteliti ternyata merupakan tempat untuk menyimpan senjata Raja Indera yang bernama Vajranala.
  • CANDI MENDUTCandi Mendut merupakan sebuah candi yang terletak 3 km ke arah timur dari Candi Borobudur, merupakan Candi Budha yang dibangun tahun 824 Masehi oleh Raja Indera dari wangsa Syailendra. Di dalam Candi Mendutterdapat 3 (tiga) patung besar. Terdapat cerita untuk anak-anak yang digambarkan pada dinding-dinding relief yang terdapat di Candi Mendut ini. Candi ini sering dipergunakan untuk merayakan Upacara Waisak setiap Bulan Mei pada malam bulan purnama dan dikunjungi para peziarah dari Indonesia maupun manca negara. Candi Mendut merupakan candi yang lebih tua dari Candi Borobudur.
  • CANDI IJO : Menyusuri jalan menuju bagian selatan kompleks Istana Ratu Boko adalah sebuah perjalanan yang mengasyikkan, terutama bagi penikmat wisata budaya. Hal ini dikarenakan bangunan candi di sana banyak bertebaran. Satu diantaranya yang belum banyak menjadi perbincangan adalah Candi Ijo, Candi Ijo merupakan sebuah candi yang letaknya paling tinggi di antara candi-candi lain di Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Ijo dibangun sekitar abad ke-9, di sebuah bukit yang dikenal dengan Bukit Hijau atau Gumuk Ijo yang ketinggiannya sekitar 410 m di atas permukaan laut. Karena ketinggiannya, maka bukan saja bangunan candi yang bisa dinikmati tetapi juga pemandangan alam di bawahnya berupa teras-teras seperti di daerah pertanian dengan kemiringan yang curam.
  • CANDI SEWUCandi Sewu merupakan sebuah Candi Budha yang dibangun pada abad ke-8. Candi ini hanya berjarak delapan ratus meter di sebelah utara Candi PrambananCandi Sewu sendiri merupakan kompleks Candi Budha terbesar kedua setelah Candi Borobudur di Jawa Tengah. Candi Sewu berusia lebih tua dari pada Candi Prambanan. Meskipun sebenarnya hanya terdapat 249 candi, oleh masyarakat setempat candi ini dinamakan “Sewu” yang berarti seribu dalam bahasa Jawa. Penamaan ini berdasarkan kisah legenda Roro Jonggrang. Lokasi Candi Sewuini sendiri terletak di kompleks Candi Sewu terletak di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah.
  • CANDI BOROBUDUR : Candi Borobudur merupakan Candi Budha yang memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk dapat mengunjungi bangunan yang termasuk dalam “World Wonder Heritages” ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang sangat menakjubkan. Candi Borobudur sendiri dahulunya dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu Raja dari Kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.
  • CANDI PRAMBANANCandi Prambanan merupakan salah satu objek wisata yang wajib untuk dikunjungi ketika Anda sedang berada di Kota Gudeg Yogyakarta. Bangunan luar biasa cantik ini pertama dibangun pada abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, yakni Raja Rakai Pikatan dan Raja Rakai Balitung. Ketinggihan Candi Prambanan mencapai setinggi 47 meter. Candi Prambanan sendiri terletak 17 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta atau lebih tepatnya berada di Jalan Raya Jogja, dan berada tepat di tengah area yang kini dibangun taman indah.
  • ISTANA RATU BOKOIstana Ratu Boko merupakan sebuah bangunan megah yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, salah satu keturunan Wangsa Syailendra. Istana yang awalnya bernama Abhayagiri Vihara (berarti biara di bukit yang penuh kedamaian) ini didirikan untuk tempat menyepi dan memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. Berada di istana ini, Anda bisa merasakan kedamaian sekaligus melihat pemandangan kota Yogyakarta dan Candi Prambanan dengan latar Gunung Merapi. Istana ini terletak di 196 meter di atas permukaan laut. Areal istana seluas 250.000 m2 terbagi menjadi empat, yaitu tengah, barat, tenggara, dan timur.