Sesosok mayat memakai pakaian selam berjenis kelamin wanita ditemukan terdampar di bibir Pulau Sempu kawasan Pantai Sendangbiru, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur. Diduga mayat tersebut adalah warga negara Jepang yang menjadi korban hanyut di perairan Bali pertengahan Februari silam. Saat ditemukan mayat itu tanpa kepala, tanpa telapak kedua tangannya. Termasuk telapak kaki kanan dan kiri juga hilang. Sementara pakaian selam yang dipakainya dalam kondisi masih layak. Penemuan mayat itu sendiri kali pertama dilaporkan oleh nelayan Pantai Sendangbiru sejak Jumat 14 Februari. Saat itu mayat tersebut tersangkut di Karang Watu Nyonya Sendangbiru.

Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Pulau Sempu Malang (2)

Sabtu 15 Februari petang, nelayan melaporkan adanya mayat tersebut. Kali ini mayat berada di pinggir pantai Pulau Sempu atau hampir 400 meter dari lokasi penemuan awal. Lokasi penemuan ini juga berjarak sekitar 1 kilometer dari dermaga Sendangbiru. Kemudian, tim gabungan dari Polres Malang, TNI AL dibantu kelompok relawan kemudian mengevakuasi mayat tersebut. Setelah dievakuasi, mayat tersebut dibawa ke kamar mayat RSSA Malang (Minggu dini hari). Penemuan mayat perempuan berpakaian selam tanpa kepala di Pulau Sempu, Malang, Jawa Timur ini direspon Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya.

Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Pulau Sempu Malang

Rencananya, perwakilan Jepang akan segera datang ke Malang untuk memastikan temuan mayat tersebut. Menurut Slamet (Kasat Polairud Polres Malang, AKP Slamet Prayitno), staf Konjen Jepang bernama Rusli itu juga menginformasikan adanya wisatawan asal Negeri Sakura itu yang mengalami musibah di Bali pada pertengahan Februari. Yakni musibah hanyut saat menyelam di perairan Nusa Lembongan, Bali. Rencananya proses otopsi guna memastikan identitas dan penyebab tewasnya mayat itu menunggu kedatangan perwakilan Jepang.