Advertisement

Bumbu Desa Resto Yogyakarta adalah cabang dari Restaurant Bumbu Desa yang berpusat di kota Bandung yang berdiri pada tanggal 18 September 2004. Sedangkan, kedai cabang di Yogyakarta tersebut baru dibuka pada tanggal 12 November 2008. Restaurant Bumbu Desa sendiri sudah tersebar meluas hampir di seluruh wilayah kota di Indonesia. Mengedepankan kenyamanan dan kepuasan pengunjung membuat Restoran Bumbu Desa ini selalu ramai diserbu para pengunjung. Cara penyajian dan pelayanan makanan yang berbeda dari kebanyakan restaurant lain pada umumnya menjadi ciri khas dari Bumbu Desa ini.

Anda dapat memilih sendiri menu makan yang akan Anda nikmati dengan metode prasmanan, lauk pauk yang Anda pilih bisa dihangatkan kembali di dapur resto, atau ada beberapa pilihan paket yang telah disediakan untuk Anda yang tidak mau pusing dengan banyaknya jenis makanan juga minuman yang ditawarkan. Beragam menu makanan maupun minuman bisa Anda nikmati di Bumbu Desa Resto ini sengaja menonjolkan ciri khas masakan sunda yang memanjakan lidah seperti aneka tumisan, aneka pepes, aneka lauk pauk olahan ayam (bakar atau goreng), gepuk, jeroan sapi, tahu, tempe, karedok, macam-macam sambal segar dari sambal mangga, sambal dadak, sambal terasi.

Selain berbagai menu makanan yang menggoda tersebut, Bumbu Desa Restaurant juga mengahadirkan beragam menu minuman yang patut untuk Anda coba, yakni seperti diantaranya aneka jus buah, es kelapa muda, es goyobod, es cingcau hijau, es kaelci tiis, soft drink, dan banyak lagi lainnya. Untuk soal harga, Anda tidak perlu khawatir karena Bumbu Desa memberikan harga yang variatif dan pastinya ramah dengan kantong Anda. Bagaimana penasaran untuk mencoba, silahkan saja Anda datang langsung ke Restaurant Bumbu Desa yang berada di Jalan Kartini No. 8 Sagan Yogyakarta. Bumbu Desa Resto sendiri buka setiap harinya sejak pukul 10 pagi hingga pukul 10 malam. Alunan musik Degung menambah suasana makan di Bumbu Desa semakin terasa “nyunda”. Meskipun arsitektur bangunan sudah ditampilkan modern, namun atmosfer pedesaan tetap terjaga.

Advertisement