Advertisement

Gunung Ijen merupakan salah satu Gunung yang berada di Kota Banyuwangi yang terletak di Provensi Jawa Timur. Gunung Ijen sendiri dapat dikatakan sebagai salah satu magnet penarik wisatawan untuk berkunjung ke Kota Banyuwangi, Hal ini dapat dikatakan karena di puncak gunungnya terdapat sebuah kawah yang amat sangat eksotis. Kawah Ijen berada di ketinggian 2.386m dpl dan merupakan kawah danau terbesar yang ada di Pulau Jawa. Kawah berbentuk elips dengan ukuran 960 x 600 m dengan ketinggian permukaan laut danau kurang lebih 2140m dpl ini merupakan danau terasam di dunia dengan tingkat keasaman mencapai 0,5 ph. Kawah belerang berada dalam sulfatara yang dalam. Kedalamannya dapat mencapai  200m dan mengandung kurang lebih 36 juta meter kubik air asam beruap yang diselimuti kabut berbau belerang.

Didalam Kawah Ijen terdapat berbagai warna dan ukuran batu belerang yang dapat Anda ditemukan. Tak heran jika banyak orang menyebut bahwa kawah ijen merupakan taman batu belerang yang indah. Seperti halnya pemandangan di puncak gunung pada umumnya, di Gunung Ijen ini Anda dapat melihat pemandangan yang menghampar luas ke arah Selat Bali, serta pemandangan beragam gunung lain yang berada di sekitar kawasan Gunung Ijen. Yakni seperti Gunung Merapi, Gunung Widodaren, Gunung Ranti dan Gunung Papak. Ketika Anda berkunjung ke Gunung Ijen ini pada bulan Juni sampai dengan bulan September, maka Anda dapat menemukan Bunga Edelweis yang sedang tumbuh dan bersemi.

Namun tidak hanya itu saja, pemandangan menjadi sangat unik ketika dari celah celah tebing curam terlihat begitu banyak para penambang belerang yang naik turun di sela-sela lereng Kawah Ijen. Sekitar kurang lebih 100 orang membawa bebatuan dengan warna kekuning-kuningan yang diatas pundaknya terlentang sebatang bambu dengan sejenis keranjang bambu yang dipenuhi puluhan kilogram belerang didalamnya yang tergantung disisi kanan kirinya. Beban yang dipikul memiliki berat yang beragam mulai 80 kg sampai dengan 120 Kg. Pemandangan unik inilah yang merupakn salah satu ciri khas alami dari Kawah Ijen dalam kesehariannya.

Untuk masalah akomodasi, Anda tidak perlu khawair karena bagi pengunjung yang tidak membawa perbekalan, tidak perlu kuatir, sebab di Paltuding yaitu pos terakhir sebelum pengunjung melakukan pendakian ke puncak telah tersedia beberapa warung makanan dan juga penginapan serta terdapat pula camping ground. Disepanjang pendakian ke puncak, Anda juga dapat menemukan berjajar warung warung sederhana yang menjual makanan. Jalan akses dari Banyuwangi ke Gunung Ijen relatif sudah sangat baik untuk dilewati berbagai jenis kendaraan. Bahkan kendaraan roda 2 dapat dengan mudah melewatinya. Hal itu dikarena jalan disepanjang pintu masuk yang berada di Desa Jambu ke Kawasan Wisata Gunung Ijen sampai dengan pos terakhir di Paltuding sudah beraspal.

Advertisement