Advertisement

Kelenteng Tay Kak Sie merupakan sebuah kelenteng tua yang didirikan pada tahun 1746. Kelenteng ini berada di Jalan Gang Lombok No. 62 Pecinan, Semarang. Klenteng ini menjadi salah satu obyek wisata religi di Kota Semarang. Kelenteng Tay Kak Sie pada mulanya hanya untuk memuja Dewi Kwan Sie Im Po Sat, Yang Mulia Dewi Welas Asih, meski kemudian berkembang menjadi Kelenteng yang juga memuja Dewa Dewi Tao lainnya.

Walaupun telah melewati empat jaman (jaman penjajahan Belanda, penjajahan Jepang, masa kemerdekaan dan orde baru), namun Kelenteng Tay Kak Sie tidak pernah mengalami kerusakan berarti. Hanya, pada saat orde baru, umat Tridharma mengalami kesulitan beribadah karena pemerintah pada masa itu melarang segala bentuk  hal yang berkaitan dengan budaya Tionghoa. Maka pada masa itu, umat Tridharma terpaksa beribadah dan mengunjungi klenteng secara sembunyi-sembunyi. Karena mereka takut jika ketahuan datang ke klenteng untuk beribadah, mereka akan dikenakan hukuman oleh pemerintah pada saat itu.

Kelenteng Tay Kak Sie Semarang sendiri merupakan klenteng terbesar dan terlengkap di Pecinan Semarang. Sepanjang tahun berbagai ritual keagamaan dan tradisi digelar di klenteng  yang terletak persis ditepi Kali Semarang ini. Berdiri sejak tahun 1771 diatas kebun lombok, sehingga Kelenteng ini juga dikenal oleh masyarakat Semarang sebagai Kelenteng Gang Lombok. Banyak yang sudah tidak mengetahui asal mula berdirinya klenteng ini, termasuk masyarakat di Pecinan Semarang sendiri. Sejarah panjangnya sudah dimulai sejak awal abad 18 ditempat yang sekarang sudah padat pemukiman yang hingga tahun 1966 masih bisa dijumpai dan dikenal sebagai Bale Kambang.

Advertisement