Advertisement

Pertama kali membaca nama kedai ini, pasti pikiran Anda langsung terbang ke masa lalu di karenakan penggunaan ejaan lama dalam tulisan ini. Terbayang menu-menu yang disajikan dengan kemasan vintage dan gaya bahasa komunikasinya pun pasti bergaya tempoe doeloe. Memasuki Kedai Rakjat Djelata ini Anda akan dibawa merasakan kembali ke masa tempoe doeloe, setingan warung digarap serius untuk kembali ke masa lalu. Bisa dikatakan tidak banyak menggunakan unsur-unsur modernitas di warung ini, selain itu tulisan pada menunya pun bergaya lampau. Beragam menu yang tersaji di Kedai Rakjat Djelata ini juga diberi nama yang unik. Yang menjadi menu favorit di Kedai Tempoe Doeloe ini adalah Roti Bakar Stoberi Keju dan Es Kembang Desa.

Menu Roti BakarStroberi Keju ala KRD memiliki ciri khas yang sangat berbeda dengan yang lain, yaitu berupa penggunaan gula jawa sebagai bahan utama pemanis di roti ini. Selain itu Anda juga akan merasakan adanya nuansa manis gurih dari roti bakar ini.  Untuk penambah nikmat lezat kuliner ini, memilih menu pendamping Es Kembang Desa adalah pilihan yang tepat, dengan olahan kolang-kaling, gula batu, dan buah Sawo. Rasa tradisional dari es kembang desa ini benar-benar mewakili dari konsep Rumah Makan KRD yang mengacu pada jaman baheula. Selain Es Kembang Desa, ada jenis minuman yang juga menari untuk dicoba, yakni Es Dawet dan dan Teh Owoeh.

Es Dawet di Kedai Rakyat Jelata ini menggunakan gula jawa atau mereka menyebutnya Gendhis Jawi dengan olahan tradisional yang begitu kuat. Teh Oewoehnya dicampur dengan secang, sere, gula batu dan rempah-rempah yang khas lokal membuat badan terasa hangat serta cespleng. Untuk soal harga, Anda tidak perlu khawatir karena beragam menu yang dihadirkan di Kedai Rakjat Djelata dihargai cukup terjangkau yakni berkisar mulai dari Rp. 4.000 hingga Rp. 10.000. Bagaimana penasaran untuk mencoba berwisata kuliner dengan suasana khas tempoe doeloe, silahkan saja Anda datang langsung ke Kedai Rakjat Djelata yang berlokasi di Jalan Dr. Sutomo, sebelah selatan persis jembatan layang Lempunyangan. Kedai Rakjat Djelata ini sendiri buka setiap harinya sejak pukul 3 sore hingga pukul 12 malam.

Advertisement