Advertisement

Gedung Sate yang berlokasi di Jalan Diponegoro Nomor 22, Bandung sangatlah mudah dicapai karena berada di pusat kota Bandung dan mempunyai kondisi jalanan yang baik. Biasanya wisatawan yang datang dari luar kota akan berkunjung ke gedung iconik ini sekaligus dengan Museum Geologi Bandung. Hal ini dikarenkana lokasinya yang berdekatan. Gedung Sate ini adalah sebuah bangunan bersejarah yang ada di pusat kota Bandung. Disebut sebagai Gedung Sate karena gedung ini mempunyai ciri khas yang unik, yaitu ornamen 6 tusuk sate yang ada di atas menara sentral. 6 tusuk sate ini melambangkan 6 juta Gulden yang dipakai untuk membangun gedung berwarna putih ini pada masanya.

Gedung ini sangat terkenal tidak hanya di kota Bandung saja, melainkan juga sudah terkenal di seluruh wilayah Indonesia. Gedung yang dibangun pada tahun 1920 ini sampai sekarang masih berdiri kokoh dan berfungsi sebagai pusat pemerintahan kota Bandung. Gedung yang disebut-sebut sebagai ‘Gedung Putih-nya Bandung’ ini sekarang telah menjadi salah satu tempat wisata di Bandung yang paling banyak dijadikan tempat berfoto-foto. Hal ini dikarenakan arsitektur yang sangat indah dan megah serta unsur sejarah dan budaya yang dimilikinya. Apabila Anda ingin masuk ke dalam bangunan yang telah diakui sebagai salah satu bangunan terindah di Indonesia ini, maka Anda harus mempunyai izin terlebih dahulu. Izin ini tidak sulit didapat bila Anda mengikuti prosedur dengan benar.

Bila Anda hanya ingin berada di lingkungan sekitar bangunan saja maka Anda tidak membutuhkan izin khusus. Gedung Sate Bandung terbuka untuk umum hanya pada hari libur dan akhir pekan saja, dan membutuhkan izin dari staf keamanan. Di depan kawasan yang sudah menjadi ikon kota Bandung ini biasanya ada pasar kaget yang menjual beraneka ragam barang dengan harga murah. Bagaimana penasaran untuk berkunjung, silahkan saja datang ke Gedung Sate Bandung karena belum lengkap rasanya jika ke Kota Kembang ini namun belum menginjakkan kaki ke Gedung Satenya.

Advertisement