Advertisement

Tak jauh dari Pantai Goa Cina, Anda bisa menikmati keindahan pantai khas Malang Selatan lainnya namun dengan ombak lebih tenang dan suasana yang terbilang sepi, Pantai Watu Leter. Menurut warga setempat, pantai ini diberi nama Watu Leter karena salah satu tebing pada bagian ujungnya berbentuk datar atau dalam bahasa Jawa disebut Leter. Tebing datar tersebut memang tampak menonjol dibandingkan bebatuan di sekitarnya. Sebagian orang menyebutnya dengan Pantai Ngleter. Sebuah sungai yang bermuara di pantai tersebut menyajikan pemandangan yang indah.

Suasana Pantai Watu Leter ini sangat menyenangkan. Di sini Anda bisa menyusuri sungai yang dipenuhi tanaman mangrove di sisi kiri dan kanan dengan menggunakan perahu. Selain keindahan pesisir pantai dengan pulau-pulau kecil di tengah-tengahnya, Pantai Watu Leter juga menjadi tempat pendaratan penyu untuk bertelur. Berada di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Pantai Watu Leter relatif bersebelahan dengan Pantai Goa Cina. Namun karena letaknya terpencil, pantai ini jarang sekali dikunjungi oleh wisatawan. Dari Kota Malang berjarak sekitar 60 km dan dapat ditempuh sekitar 3 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor.

Akses menuju ke Pantai Watu Leter agak sulit. Mobil tidak akan bisa melaluinya. Kita harus memasuki hutan bakau, melewati bebatuan tajam. Melewati beberapa kandang sapi. Melewati rerumputan liar yang tajam dan tinggi. Lalu, tiba di pantainya pun masih harus turun dari gundukan tanah sekitar 1,5 meteran. Kita menghentikan motor disana, dan jalan menuju ke pantainya. Dari pantai Goa Cina, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke arah barat sejauh sekitar 100 m. Jalur yang akan dilalui berupa jalan setapak dan sekitar 25 menit berjalan pengunjung akan sampai di Pantai Watu Leter Malang ini. Lelahnya perjalanan dijamin akan terpuaskan dengan keindahan Pantai Watu Leter ini.

Meski suasananya mirip Pantai Goa Cina, Pantai Watu Leter terbilang jauh lebih sepi, sehingga tampak lebih bersih. Selain itu pantainya pun tampak lebih jernih dan terlihat lebih hijau. Batu karang nampak timbul tenggelam di sapu ombak yang tenang, mirip sebuah kolam. Airnya pun lebih dingin daripada air di Pantai Goa Cina. Ombaknya mengalun tenang, disertai pasirnya yang berwarna putih bersih dan lembut. Kondisi Pantai Watu Leter yang masih alami membuatnya terpilih untuk dijadikan pusat pelestarian penyu. Jika upaya pelestarian penyu ini berhasil, maka nantinya Anda akan bisa melihat dari dekat kehidupan penyu saat menepi dan bertelur di pasir pantai. Tentunya dengan tetap menjaga jarak dan menjaga kebersihan kawasan ekowisata tersebut.

Advertisement