Advertisement

Siapa yang tidak mengenal hewan kelinci, hewan yang satu ini terkenal akan kelucuan dan kelincahannya. Kebanyakan orang menduga bahwa hewan ini hanya dipeliharaan sebagai hewan kesayangan yang menarik, namun sebagian orang memandang bahwa olahan daging kelinci selain lezat,  juga memiliki beragam khasiat yang baik untuk tubuh salah satunnya berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit asma. Olahan daging kelinci biasanya dijadikan sebagai sajian menu sate. Daging sate kelinci ini biasanya diambil dari kelinci siap potong yang berusia antara 4 – 6 bulan. Saat usia itu, daging kelinci diyakini memiliki rasa dan tekstur yang manis dan empuk. Untuk menikmati citarasa olahan sate daging kelinci tersebut Anda bisa datang ke Lesehan Sate Kelinci Batu. Depot Sate Kelinci Batu ini berada di Jalan Patimura No. 106 Batu atau berjarak sekitar 1 km dari pusat Kota Wisata Batu.

Di Lesehan Sate Kelinci Batu, sate kelinci dihidangkan dengan cara penyajian yang sangat menggoda selera. Sajian satu porsi sate kelinci, terdiri atas 10 tusuk sate dengan sepiring nasi putih hangat. Sate kelinci di warung ini dihidangkan di atas hot plate. Bumbu-bumbu yang digunakan untuk memasak sate ini pun diracik sedemikian rupa agar memuaskan lidah para pengunjungnya. Ada bumbu kacang, irisan bawang merah, perasan jeruk nipis dan kecap manis yang juga menjadi pelengkap hidangan sate kelinci ini. Selain sate kelinci, Lesehan Sate Kelinci Batu juga menawarkan beberapa varian menu lain yang tentunya tidak kalah menggoda untuk Anda coba, yakni antara lain menu Kelinci Goreng, Ayam Goreng (paha/dada), Gurami Asam Manis, Cumi Goreng Tepung, Soto Ayam Kampung, Bistik Daging Sapi, dan masih banyak lagi varian menu makanan lainnya. Kesemua varian menu makanan tersebut sudah bisa Anda nikmati hanya dengan membayar antara kisaran Rp. 8.000,- sampai dengan Rp. 35.000,- untuk setiap porsinya. Selain menu makanan Lesehan Sate Kelinci Batu ini juga menyajikan beragam varian minuman, diantaranya Es Dawet Sagu, Es Jeruk Nipis, Es Kopi Susu, dan masih banyak lagi pilihan menu minuman yang pastinya membuat segar tenggorokan. Jika Anda ingin makan dengan nuansa yang santai dan teduh, Anda bisa menuju ke halaman samping, karena disana ruangan didesain sangat nyaman dengan area lesehan di dalam pondok bambu yang nyaman. Warung yang buka stiap harinya sejak pukul 8 pagi hingga 8 malam ini tidak pernah sepi dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati kelezatan olahan daging kelinci.

Advertisement