Advertisement

Selain menghadirkan berbagai macam objek wisata yang menarik, Kota Malang juga menawarkan objek wisata bersejarah yang menyuguhkan saksi bisu atas kejadian kejadian pada masa perjuangan bangsa Indonesia. Baik di luar maupun di dalam Museum Brawijaya ini, Anda akan menemukan berbagai benda peninggalan bersejarah dengan kondisi yang masih sangat terawat dengan baik. Contohnya saja seperti Tank (tank yang dipergunakan pada masa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya) dan Maritim yang terpajang dan tertata dengan apik di depan Museum Brawijaya ini.

Selain itu ada pula “Gerbong Maut” yang berlokasi di belakang museum. Menurut sejarahnya gerbong ini dahulunya merupakan kendaraan pengangkut tawanan pada tahun 1947-an dengan jumlah penumpang yang tidak lazim yakni hingga 100 orang penumpang dengan keadaan gerbong yang tertutup rapat sehingga meninggalkan kisah yang bisa dikatakan yang cukup menyeramkan. Bukan hanya itu saja, di dalam Museum Brawijaya juga tersimpan beraneka ragam barang antik bersejarah lainnya, seperti diantaranya senjata milik tentara Jepang, meriam canon sebesar 3.5 inch, tank AMP-Track (dipergunakan oleh para pejuang TRIP), mobil Sedan milik Gubernur Suryo, foto dokumentasi hingga lukisan lukisan serta barang barang bersejarah lainnya dari masa penjajahan Belanda.

Museum Brawijaya sendiri berlokasi di kawasan Ijen atau lebih tepatnya berada di Jalan Ijen No. 25-A (Depan Perpustakaan Kota Malang). Selain dibuka untuk umum, Museum Brawijaya Malang ini juga sering dijadikan tempat study tour bagi mereka yang ingin mempelajari atau bahkan lebih mendalami ilmu tentang kisah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

Advertisement