Advertisement

Taman Jayengrono merupakan salah satu taman kota yang berada di Surabaya. Taman Jayengrono ini baru saja di resmikan pada Senin, 31 Desember 2012 lalu oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Selain penandatanganan prasasti oleh Walikota Surabaya, acara peresmian Taman Jayengrono juga diwarnai pembubuhan cap tangan oleh 15 pejuang kemerdekaan. Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Surabaya Hartoyik menjelaskan, kriteria mereka yang meletakkan tangannya untuk diabadikan yakni harus berstatus pejuang.

Taman yang dibangun di atas lahan seluas 5.300 meter persegi ini memiliki beberapa elemen yang mengandung filosofi tersendiri. Sesuai dengan namanya, Spot Mallaby ini merupakan lokasi tewasnya Brigjend A.W.S Mallaby dalam peristiwa baku tembak yang terjadi pada 30 Oktober 1945. Kematian komandan tentara Inggris itulah yang akhirnya memicu pecahnya pertempuran 10 Nopember di Surabaya.  Di titik tersebut, terdapat rancangan pola lantai tak beraturan yang menggambarkan ledakan hebat yang menewaskan Brigjend Mallaby. Nantinya juga akan ditambahkan replika mobil milik Malllaby di atas spot tersebut.

Di Taman Jayengrono Surabaya ini dapat pula Anda jumpai cerita ataupun ornamentasi sejarah berupa relief-relief yang terdapat di dinding-dinding di sisi kiri dan kanan. Tak ketinggalan pula adanya elemen bambu runcing sebagai simbol alat perjuangan arek-arek Suroboyo. Pada taman ini dipasang kelompok tonggak bambu runcing yang ditempatkan di 3 area berbeda. Masing-masing berjumlah 10 buah, 11 buah dan 45 buah. Bilangan tersebut merepresentasi tanggal 10 Nopember 1945.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya Agus Imam Sonhaji menerangkan, pembangunan Taman Jayengrono ini adalah sebagai bagian dari program Pemkot Surabaya untuk revitalisasi kawasan Jembatan Merah. Menurutnya, Taman Jayengrono tersebut bisa dijadikan alternatif pusat aktivitas warga Surabaya. Di Taman Jayengrono Surabaya ini selain fasilitas tempat duduk dan arena bermain untuk anak, terdapat pula kolam dan air mancur yang menambah kesan sejuk dan segar. Tidak hanya itu saja, satu lagi keistimewaan yang menjadi  salah satu ikon Taman Kota Jayengrono adalah terdapatnya panggung yang dibuat di sisi barat.

Istimewanya, masyarakat dapat menikmati pertunjukan seni pada malam hari dengan latar belakang Gedung Internatio yang sangat bersejarah. Sementara itu sebagai pembatas antara Gedung Internatio dengan Taman Jayengrono, dipasang serangkaian air mancur diantara kolom-kolom  taman. Bagaimana tertarik untuk berwisata menghabiskan waktu santai Anda sekaligus mengenal sejarah lebih dalam lagi, silahkan datang saja ke Taman Jayengrono Surabaya yang berlokasi di Jalan Taman Jayengrono, Surabaya.

Advertisement